BANYUWANGI, MEDNAS.ID –
Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Concrong 1 KA di Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, menuai sorotan tajam dari masyarakat.
Proyek yang berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Banyuwangi itu diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (27/1/2026), sejumlah kejanggalan terlihat jelas.
Pada bagian dinding saluran irigasi tampak kebocoran air dari struktur pasangan batu, sementara di bagian atas saluran ditemukan retakan memanjang pada beton penutup, meski proyek diduga belum lama selesai dikerjakan.
Ironisnya, proyek dengan nilai kontrak Rp72.136.000 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025 itu seharusnya menjadi solusi peningkatan kualitas pengairan pertanian warga. Namun kondisi fisik bangunan justru menimbulkan kekhawatiran akan daya tahan dan mutu konstruksi.
“Kalau baru selesai tapi sudah retak dan bocor seperti ini, kami patut curiga kualitasnya. Jangan sampai ini hanya asal jadi,” ungkap salah seorang warga Krajan, Watukebo, yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Dalam papan informasi proyek tertulis bahwa pekerjaan dilaksanakan oleh CV. Makmur Konstruksi dengan waktu pelaksanaan 60 hari kalender.
Namun, fakta di lapangan memunculkan dugaan lemahnya pengawasan dari pihak terkait, baik konsultan pengawas maupun dinas teknis.
Sejumlah pemerhati pembangunan menilai kondisi tersebut berpotensi mengarah pada pelanggaran standar mutu konstruksi, bahkan tidak menutup kemungkinan adanya kerugian keuangan negara apabila hasil pekerjaan tidak sesuai RAB dan spesifikasi teknis kontrak.
Masyarakat pun mendesak Inspektorat Daerah, Dinas PU Pengairan Banyuwangi, hingga Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun ke lokasi melakukan pengecekan fisik, audit teknis, serta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi maupun pelaksana proyek (CV. MAKMUR KKONSTRUKSI) Belum memberikan keterangan resmi terkait temuan di lapangan.
Media Mednas.id akan terus melakukan penelusuran dan mengawal proyek-proyek yang bersumber dari uang rakyat agar benar-benar dikerjakan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
(Tim).
