Berita

Wisata Pasir Putih Resmi Dilaunching, Heriyus Bidik PAD dan UMKM Bangkit

69
oplus_0

Puruk Cahu, Mednas. id-  Bupati Heriyus, SE, secara resmi melaunching objek daya tarik Taman Kota Wisata Pasir Putih yang berlokasi di Desa Bahitom, Jumat (13/2/2026). Peresmian destinasi yang berada di jantung Kota Puruk Cahu ini menjadi penanda keseriusan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendorong sektor pariwisata sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Heriyus menegaskan bahwa pengembangan objek wisata bukan sekadar mempercantik kota, melainkan strategi konkret mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia berharap kehadiran Pasir Putih mampu menjadi magnet baru yang menarik kunjungan wisatawan lokal maupun luar daerah.

“Pariwisata harus menjadi sektor unggulan. Kita tidak bisa hanya bertumpu pada sumber daya alam. Dengan pengelolaan yang baik, Pasir Putih akan memberi kontribusi nyata terhadap PAD,” tegasnya.

Tak hanya itu, Heriyus juga membuka ruang kolaborasi dengan pihak ketiga. Ia mendorong sinergi bersama dunia usaha melalui Dinas Kepemudaan , Olahraga dan Pariwisata (DKOP) agar pengelolaan destinasi berjalan profesional, terukur, dan berkelanjutan. Pemerintah, kata dia, tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan investasi dan kreativitas pelaku usaha.

Lebih jauh, orang nomor satu di Murung Raya itu menaruh harapan besar terhadap dampak ekonomi yang ditimbulkan. Menurutnya, semakin banyak destinasi wisata yang dikembangkan, semakin terbuka pula peluang kerja baru bagi masyarakat. Pelaku UMKM diyakini akan ikut bangkit melalui geliat perdagangan, kuliner, hingga produk kerajinan lokal.

Momentum peresmian ini juga diarahkan untuk mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif. Heriyus berharap kawasan wisata Pasir Putih dapat menjadi ruang ekspresi bagi pertunjukan seni dan musik, sekaligus wadah promosi budaya lokal. “Kita ingin wisata bukan hanya tempat rekreasi, tetapi juga pusat aktivitas kreatif masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Heriyus turut menyoroti pengelolaan objek wisata Dirung Duhung yang dinilai belum maksimal. Ia meminta instansi terkait melakukan evaluasi menyeluruh agar potensi yang ada tidak terbengkalai. Selain itu, sejumlah destinasi di dalam Kota Puruk Cahu juga disinggung, termasuk Air Terjun Liang Pandan yang hingga kini belum tergarap optimal.

“Kita punya potensi, tetapi perlu sentuhan manajemen dan promosi yang serius. Jangan sampai aset daerah tidak memberi nilai tambah bagi masyarakat,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekda Murung Raya Drs. Sarwo Mintarjo, M.Si, Kepala DKOP Murung Raya Jayadi Y. Dadi, ST, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Putu Suranta, MAP, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lentine Miraya, S.Sos, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sri Karyawati, MM, serta perwakilan Forkopimda.

Peresmian Pasir Putih menjadi titik awal. Tantangan berikutnya adalah konsistensi pengelolaan, promosi yang agresif, serta keterlibatan masyarakat. Jika digarap serius dan berkesinambungan, bukan mustahil sektor pariwisata Murung Raya akan menjadi lokomotif baru pertumbuhan ekonomi daerah.

Exit mobile version