Jakarta, Domainrakyat.com — Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat, perhatian terhadap manfaat apel hijau semakin mencuat sebagai salah satu pilihan buah yang mampu memberikan banyak khasiat. Meski selama ini apel merah lebih populer, para ahli kesehatan menegaskan bahwa apel hijau menyimpan kekuatan nutrisi yang tidak boleh diabaikan. Rasa asamnya yang khas bukan hanya memberikan sensasi segar, tetapi juga menyimpan manfaat penting bagi tubuh.
Apel hijau, yang juga dikenal dengan sebutan ‘apel malang’ di Indonesia, menawarkan rasa lebih tajam dibandingkan apel merah. Namun di balik karakter tersebut, buah ini memberikan sederet nutrisi penting. Dalam 100 gram apel hijau, terkandung sekitar 52 kalori, karbohidrat, protein, serat, serta berbagai vitamin dan mineral, termasuk vitamin B, vitamin C, vitamin K, kalsium, magnesium, dan kalium. Komposisi nutrisi inilah yang membuat ilmuwan semakin tertarik meneliti potensi besar buah ini bagi kesehatan.
Khasiat Apel Hijau untuk Tubuh
Serat pektin yang sangat tinggi pada apel hijau berperan besar dalam membantu melancarkan pencernaan. Serat ini meningkatkan jumlah bakteri baik di usus yang berperan dalam proses pemecahan makanan. Dengan mengonsumsi apel hijau secara rutin, risiko sembelit dapat dikurangi secara signifikan, dan kesehatan sistem pencernaan dapat terjaga lebih baik.
Selain itu, konsumsi dua apel hijau per minggu dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes. Kandungan quercetin mampu meningkatkan fungsi insulin, sementara phloridzin membantu menghambat penyerapan gula dalam usus. Kombinasi kedua senyawa ini memberikan perlindungan penting terhadap kenaikan kadar gula darah.
Penelitian lain menunjukkan bahwa antioksidan epikatekin dalam apel hijau efektif menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi—dua faktor utama pemicu penyakit jantung. Studi internasional juga menemukan bahwa konsumsi buah seperti apel, pir, dan persik secara teratur dapat menurunkan risiko stroke serta gangguan kardiovaskular lainnya.
Manfaat lain yang menarik perhatian adalah kontribusi apel hijau dalam mengontrol berat badan. Kandungan seratnya yang mencapai 14% dari kebutuhan harian memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga menekan nafsu makan dan mendukung program diet secara alami.
Tidak hanya itu, studi laboratorium menunjukkan bahwa apel mengandung antioksidan dan fitonutrien yang dapat membantu melawan radikal bebas—zat berbahaya yang dapat memicu berbagai jenis kanker. Meski diperlukan penelitian lebih lanjut, temuan ini memberi harapan mengenai perlindungan tambahan terhadap risiko kanker paru-paru, usus besar, hingga payudara.
Cara Aman Mengonsumsi Apel Hijau
Apel hijau dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi es buah maupun dicampurkan ke yoghurt untuk menyeimbangkan rasa asamnya. Meski kaya manfaat, konsumsi berlebihan tetap tidak dianjurkan. Kandungan serat dan fruktosa yang tinggi dapat menyebabkan perut kembung pada sebagian orang.
Selain itu, tingkat keasaman apel hijau bisa memperburuk gejala maag, seperti nyeri ulu hati dan mual. Bagi masyarakat dengan kondisi medis tertentu, para ahli merekomendasikan konsultasi langsung dengan tenaga medis untuk menentukan porsi konsumsi yang aman. Dengan demikian, masyarakat tetap mendapatkan manfaat apel hijau secara optimal tanpa menimbulkan risiko kesehatan baru.




