Banyuasin,mednas.id-“Dunia pendidikan di Banyuasin diwarnai semangat gotong royong yang membanggakan. “Saya sangat bangga dan terharu melihat dukungan yang luar biasa dari semua pihak. Pembangunan mushola ini adalah bukti nyata bahwa kita semua peduli terhadap pendidikan agama anak-anak,” ujar Kepala Sekolah SDN 8 Banyuasin, Edi Supandi, S.Pd., saat ditemui di lokasi pembangunan mushola, Sukajadi Timur, Kecamatan Talang Kelapa, pada 18 Desember 2025.
Edi Supandi, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh berbagai pihak dalam pembangunan mushola di sekolahnya. Program yang digagas oleh komite sekolah ini melibatkan partisipasi aktif dari warga sekolah, dewan guru, staf, pengusaha, hingga pengawas purnabakti.
Edi Supandi, S.Pd. menjelaskan bahwa pembangunan mushola berukuran 7,5 x 7,5 meter dengan teras seluas 1,5 x 7,5 meter ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SDN 8 Talang Kelapa. Ia menambahkan, mushola ini akan menjadi sarana penting dalam meningkatkan Imtaq (keimanan dan ketakwaan) siswa. Pihak sekolah bersama komite dan warga sekolah bergotong royong mewujudkan mushola representatif agar siswa dapat lebih khusyuk dalam beribadah dan mengembangkan karakter yang berakhlak mulia.
“SD Negeri 8 Talang Kelapa menjadi contoh sarana penting dalam meningkatkan imtaq (keimanan dan ketakwaan) siswa. Pihak sekolah bersama komite dan warga sekolah bergotong royong mewujudkan mushola yang representatif, agar siswa dapat lebih khusyuk beribadah dan mengembangkan karakter yang berakhlak mulia.
Salah seorang wali murid, menuturkan bahwa pembangunan mushola ini sangat positif bagi perkembangan anak-anak. “Kami sangat senang dan mendukung pembangunan mushola ini. Semoga dengan adanya mushola, anak-anak kami bisa lebih meningkatkan keimanan dan akhlaknya,” ujarnya.”
“Mushola ini akan menjadi pusat kegiatan keagamaan di sekolah kami. Selain untuk sholat, mushola ini juga akan digunakan untuk kegiatan belajar mengaji, ceramah agama, dan lain-lain,” jelas Edi Supandi, S.Pd.
Lebih lanjut, Edi mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan mushola ini. “Sekecil apapun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi kami. Mari kita bersama-sama mewujudkan impian memiliki mushola yang nyaman dan representatif bagi anak-anak
“Pihak sekolah memperkirakan bahwa pembangunan mushola ini masih membutuhkan dana sekitar 90 juta rupiah. Oleh karena itu, panitia pembangunan sangat mengharapkan partisipasi dan sumbangan dari para dermawan demi kelancaran dan percepatan penyelesaian proyek ini, sehingga mushola dapat segera digunakan oleh para siswa,” pungkasnya..
(Aditya)












