BANYUWANGI, MEDNAS.ID –
Kegiatan pembangunan jalan di Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, dengan nomor PPK 25.576 BM – AM.114.25 dan nilai anggaran Rp 98.000.000,00 yang bersumber dari APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun 2025, mendapat sorotan dari masyarakat penerima manfaat.
Warga menilai pekerjaan tersebut diduga tidak dilakukan sesuai prosedur oleh pihak pelaksana kegiatan (Cv RD SEMESTA).
Sejumlah titik berlubang disebut tidak dilakukan pemadatan terlebih dahulu, sementara hasil pengaspalan tampak tipis dan bergelombang.
Sebelumnya, saat dikonfirmasi oleh rekan media, pihak pelaksana dari CV terkait, kabarnya menyampaikan bahwa ketebalan pengaspalan mencapai 4 cm.
Namun, pihak CV tidak memberikan jawaban apapun saat dipertanyakan mengenai suhu aspal saat proses pengaplikasian berlangsung.
Salah satu warga sekitar, Hd, mengaku senang dengan adanya pembangunan jalan tersebut.
“Alhamdulillah mas, jalan tidak sampai hancur sudah ada perbaikan dari pemerintah,” ujarnya.
Namun ia juga menyayangkan kualitas pengerjaan dari Cv yang dinilai kurang baik.
“Jalan yang awalnya lubang-lubang tidak dilakukan penambalan dulu, dan hasil pengaspalannya tebal tipis,” keluhnya.
Masyarakat berharap pemerintah turun lapangan untuk melakukan peninjauan langsung agar pembangunan yang bersumber dari uang rakyat dapat terlaksana secara transparan, tepat mutu, dan tidak disalahgunakan oleh oknum kontraktor nakal.
(Tim).












