BANYUWANGI, MEDNAS.ID –
Dugaan Pemborosan air milik PUDAM Banyuwangi mencuat di Jalan Ikan Wader Pari, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi. Air dari sebuah kran dilaporkan terus mengalir tanpa henti selama berhari-hari, namun ironisnya belum juga mendapat penanganan.
Seorang warga setempat, sebut saja Hadi Sucipto, mengaku telah berulang kali berupaya menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak PUDAM Banyuwangi, namun hingga kini tidak ada respons maupun tindak lanjut.
“Saya sudah mencoba menghubungi pihak PUDAM, tapi tidak ada tanggapan. Air terus mengalir, terbuang percuma,” keluh Hadi Sucipto, Minggu (18/01/2026).
Dari pantauan awak media di lokasi, air tampak mengalir deras ke dalam wadah penampung. Terpasang pula pelat inventaris bertuliskan “PUDAM 40715”, yang memperkuat dugaan bahwa fasilitas tersebut merupakan aset resmi milik PUDAM Banyuwangi.
Kondisi ini menimbulkan sorotan publik, terlebih di tengah keluhan sebagian warga Banyuwangi yang masih mengalami gangguan distribusi air bersih.
Pembiaran aliran air tanpa pengawasan dinilai mencerminkan lemahnya kontrol lapangan dan respon cepat pelayanan publik.
Warga berharap, setelah berita ini ditayangkan, pihak PUDAM Banyuwangi segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, perbaikan, serta evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang.
“Air itu kebutuhan bersama, bukan untuk dibuang begitu saja,” tegas Hadi Sucipto.
Hingga berita ini diterbitkan, PUDAM Banyuwangi belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga Karangrejo tersebut.
(Dra).
