JAKARTA,mednas.id – Halim hema ketua Kelompok Tani Baru Terbit, didampingi Ketua Umum Pro Gerakan Nasional Fitra yedi, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Pusat pada hari ini. Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memperjuangkan hak akses lahan bagi masyarakat Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Dalam pertemuan yang berjalan lancar dan konstruktif, Fitra Yedi mempertanyakan kelanjutan tanggapan terhadap surat permohonan yang telah diajukan oleh warga setempat melalui kuasa pro gerakan nasional. Permohonan tersebut berkaitan dengan pemberian pelepasan tanah eks HGU PTPN Almahera 1 Marinsau, yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang belum memiliki lahan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan usaha pertanian.
Pihak ATR/BPN Pusat menunjukkan dukungan positif terhadap upaya tersebut dan akan mendorong proses koordinasi dengan Kantah ATR/BPN Air mandidi Minahasa Utara guna mempercepat penyelesaiannya. Hal ini sejalan dengan penjelasan dari Ketua Umum Pro Gerakan Nasional yang menegaskan pentingnya tanah sebagai dasar kemakmuran bagi masyarakat pedesaan.
“Tindakan ini adalah bentuk komitmen kita untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat yang selama ini berjuang tanpa lahan produktif. Kami berharap proses pelepasan tanah dapat berjalan dengan cepat dan tepat sasaran,” ujar Fitra Yedi setelah pertemuan.
Selanjutnya, Fitra Yedi bersama Kelompok Tani Baru Terbit berencana akan mengunjungi Kantor ATR/BPN Air Madidi untuk mengkoordinasikan langkah-langkah berikutnya dalam rangka menyelesaikan permasalahan lahan di wilayah tersebut.
Dihari yang sama sejumlah masa melakukan Aksi damai di depan kantor ATR BPN Pusat,Tuntutan masa tak jauh berbeda dengan apa yang di perjuangkan oleh Pro gerakan nasional juga masalah lahan tutupnya.
