Berita

Diduga Tambang Galian C Serobot Lahan Produktif di Rogojampi, Penambang Berinisial T Menghilang Saat Dikonfirmasi

101

BANYUWANGI, MEDNAS.ID

Aktivitas dugaan tambang galian C di wilayah Pancoran, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi menjadi sorotan tajam publik. Pasalnya, kegiatan pengerukan tanah tersebut diduga berlangsung di area yang sebelumnya dikenal sebagai lahan produktif, sehingga memicu kekhawatiran terkait kerusakan lingkungan dan alih fungsi lahan, Senin (09/03/26)..

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, terlihat beberapa alat berat jenis excavator beroperasi mengeruk tanah, sementara truk dump silih berganti mengangkut material dari lokasi yang diduga menjadi area tambang tersebut. Aktivitas ini diduga telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan pertanyaan terkait legalitas izin pertambangan yang dimiliki.

Sumber di lapangan menyebutkan aktivitas tambang tersebut diduga dikelola oleh seseorang berinisial T. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak yang bersangkutan belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi mengenai status izin maupun aktivitas yang dilakukan di lokasi tersebut.

Keberadaan tambang di lahan yang diduga produktif ini menuai reaksi dari berbagai kalangan. Mereka mendesak pemerintah daerah, dinas terkait, serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan melakukan pengecekan dan penelusuran terhadap aktivitas tersebut.

“Jika benar aktivitas tambang ini tidak memiliki izin yang jelas atau merusak lahan produktif, maka harus segera dihentikan. Jangan sampai dibiarkan hingga menimbulkan kerusakan lingkungan yang lebih luas,” ujar salah satu sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Publik berharap instansi terkait di Kabupaten Banyuwangi tidak tinggal diam dan segera melakukan investigasi lapangan untuk memastikan legalitas serta dampak lingkungan dari aktivitas yang diduga sebagai tambang galian C tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak penambang berinisial T serta instansi terkait guna memperoleh penjelasan resmi.

(Tim).

Exit mobile version