Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Berita

Viral Video Diduga Sajikan Hiburan Tak Pantas Usai Pengajian Isra Mi’raj, Warga Banyuwangi Geram

222
×

Viral Video Diduga Sajikan Hiburan Tak Pantas Usai Pengajian Isra Mi’raj, Warga Banyuwangi Geram

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI, MEDNAS.ID –

Viralnya sebuah video di media sosial yang menampilkan hiburan electone dengan adegan dinilai tidak pantas yang berada didusun Bangorejo, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon pada hari Kamis (15/01/2026)., Diduga terjadi usai acara pengajian peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, memicu kecaman publik dan menuai sorotan tajam dari berbagai pihak.

Pihak panitia penyelenggara akhirnya angkat bicara dengan menyampaikan permohonan Maaf kepada masyarakat.

Panitia berdalih bahwa hiburan tersebut digelar setelah acara pengajian selesai, dengan tujuan menghibur para panitia yang tengah membersihkan lokasi acara agar tetap bersemangat.

“Itu sudah acara selesai pengajian, hanya untuk menghibur panitia saat bersih-bersih,” pungkas perwakilan panitia.

Namun pernyataan tersebut justru menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat.

Pasalnya, dalam video yang beredar luas, kuat dugaan bahwa lokasi masih berada di depan panggung utama, serta tidak ada pembatas jelas antara panitia dan masyarakat umum.

Publik pun mempertanyakan, apakah benar yang berada di depan panggung seluruhnya panitia?

Selain itu, warga juga menyoroti fakta bahwa di lingkungan sekitar masih terdapat anak-anak, sehingga hiburan tersebut dinilai tidak pantas dipertontonkan, terlebih dalam momentum kegiatan keagamaan.

Ketua Info Warga Banyuwangi (IWB), Abi Arbain, dengan tegas menyayangkan kejadian tersebut.
Ia menilai peristiwa ini sebagai bentuk kemerosotan moral dan pelecehan terhadap nilai-nilai agama.

“Ini bukan sekadar soal minta maaf. Moral dan adab agama seakan sudah tidak ada lagi. Permintaan maaf bukan berarti persoalan selesai.

Kalau ada dugaan pelanggaran, hukum tetap harus berjalan,” tegas Abi Arbain, (17/01/2026).

Abi Arbain juga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) setempat agar tidak tinggal diam dan segera menindaklanjuti kasus ini secara serius, guna memberikan efek jera serta menjaga marwah kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait langkah hukum yang akan diambil atas viralnya video tersebut.

(Tim).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!