Diduga Akibat Selisih Paham, Pelaku Juga Anggota TNI yang Sedang Diusut
PALEMBANG SUM-SEL Mednas.id – Polsek Ilir Barat 1 Palembang mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai peristiwa penembakan di Cafe, Resto, Bar & Live Music Panhead pada hari Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 02.40 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan seorang korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis.
Tim Piket Fungsi Polsek Ilir Barat 1 yang dipimpin oleh Kanit Reskrim AKP A. Rafiq, S.IP segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP. Korban yang menjadi korban Periskal (23), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kesdam, yang akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat di RS Permata.
Berdasarkan keterangan dari dua saksi keamanan tempat, Ra Ad (32) dan Pya (28), peristiwa dimulai dari dugaan selisih paham antara korban dengan pelaku bernama Ronal (23), yang juga merupakan anggota TNI dari unit Raider.
Kronologis kejadian menunjukkan bahwa sekitar pukul 02.30 WIB, korban sedang asik berjoget saat pelaku menghampirinya. Beberapa saat kemudian terjadi perkelahian antara keduanya, dan pelaku yang merasa diroyok langsung mencabut senjata api dari pinggangnya lalu menembak ke arah korban sebanyak satu kali. Korban segera dilarikan ke RS Permata sekitar pukul 03.00 WIB untuk mendapatkan perawatan, namun setelah diberikan tindakan medis di ruang IGD, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 03.30 WIB.
Pemeriksaan terhadap rekaman CCTV milik tempat juga mengkonfirmasi kejadian tersebut, di mana terlihat korban tergeletak di lantai setelah terkena tembakan sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit. Pengecekan awal terhadap tubuh korban menemukan satu lubang bekas tembakan di bagian perut sebelah kanan, yang diduga menjadi penyebab kematiannya. Dari barang bawaan korban, pihak kepolisian menemukan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik korban.
Berbagai tindakan telah dilakukan oleh pihak kepolisian, antara lain mengamankan dan melakukan olah TKP, menghubungi unit Identifikasi Forensik dan Ilmu Kepolisian (Inafis) Polrestabes Palembang, meminta keterangan saksi, menghubungi keluarga korban, mengevakuasi jenazah, memasang police line, serta melaporkan kejadian kepada pimpinan.
Saat ini, jenazah korban berada di RS Permata untuk dilakukan Verifikasi Esensial Rinci (VER). Keluarga korban juga telah dihubungi dan akan segera mengurus proses pengambilan jenazah. Perkara ini juga sedang ditindaklanjuti oleh Polisi Militer (Pom) TNI Angkatan Darat (AD) terkait status pelaku dan korban yang merupakan anggota TNI.
(Adit)













