Scroll untuk baca artikel
Berita

Peran Aktif BAZNAS Banyuasin dan Dinsos Sumsel,Respon Cepat Korban Pengeroyokan Anak Bawah Umur.

51
×

Peran Aktif BAZNAS Banyuasin dan Dinsos Sumsel,Respon Cepat Korban Pengeroyokan Anak Bawah Umur.

Sebarkan artikel ini

Banyuasin,mednas.id-Kepedulian tak pernah datang terlambat. Itulah yang ditunjukkan oleh Pida Raini, S.H., Risdiana, Inak, dan seluruh Tim Aktivis Perempuan dan Anak Sumsel ketika menerima kabar mengenai Arman Maulana (15), pelajar kelas 10 yang menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok pemuda bersenjata tajam. Selain Kasus ini juga telah disampaikan kepada KPAD Sumsel, hingga Pida Raini bersama Ketua KPAD Sumsel, H. Rudianto, S.H., langsung menjenguk korban di RS Bhayangkara Palembang,dan mencari berbagai solusi saat mengetahui korban dikenai biaya umum .

Tak berselang waktu tim segera bergerak menuju rumah sakit tempat M.Arman Maulana menjalani perawatan pascaoperasi akibat luka serius di kepala. Empati mereka semakin kuat ketika mengetahui bahwa Arman adalah putra seorang wartawan media online independen, yang selama ini selalu memerangi kekerasan dan penganiayaan terhadap anak, tawuran,begal.
—Seorang ayah yang tengah berjuang menghidupi dan melindungi anaknya dalam kondisi serba terbatas.

Situasi semakin berat ketika keluarga mendapati BPJS tidak dapat menanggung biaya perawatan, sehingga seluruh tanggung jawab finansial terpaksa ditanggung sendiri. Namun di tengah gelapnya rasa cemas, secercah harapan muncul melalui gerak cepat rekan-rekan media dan Tim Aktivis PPA, yang mengubah duka keluarga menjadi kelegaan yang tak ternilai.
Bantuan kemanusiaan BAZNAS Banyuasin pun bergulir, turunnya dinas Sumsel ,KPAD Sumsel,sufort dan rekomendasi rekan aktivis dan media hingga sampai kepada Direktur RSUD Banyuasin tulus membantu.

Dengan langkah-langkah kemanusiaan yang tulus, tim PPA berhasil menggalang dukungan lintas jaringan. Penggalangan dana berjalan cepat dan tepat sasaran.

Apa yang dilakukan para aktivis bukan sekadar pemberian bantuan. Mereka membawa pesan tegas:
bahwa kekerasan terhadap anak adalah musuh bersama, dan setiap korban berhak atas perlindungan, perhatian, serta keadilan.

Gerakan ini bukan hanya aksi cepat tanggap, tetapi simbol solidaritas, kemanusiaan, dan keberpihakan terhadap korban, yang harus terus dijaga dan diperkuat.

“Terimakasih dari pihak BAZNAS Banyuasin atas bantuan dan kunjungannya kemaren.Kepada Dinsos Sumsel dan KPAD Sumsel telah datang langsung kerumah sakit.Kemudahan diberikan kepada kami pihak keluarga korban, hanya Tuhan yang tau bagaimana cara membalasnya ”
Ujar Jamhadi dengan mata berkaca kaca

Sementara itu, Pida Raini, S.H. ketua tim PPA Sumsel hanya memberi jawaban singkat namun penuh makna:

“Itu sudah kewajiban,” pungkasnya.

Atas kepedulian yang diberikan keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada semua pihak..

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *