- Parkiran Polda Sumsel Dituding “Dikuasai” Kendaraan Internal, Masyarakat Menegur: Harus Ada Pembagian Area Jelas
PALEMBANG Sum-sel Mednas.id – Fasilitas parkir yang seharusnya untuk pelayanan publik justru menjadi sumber masalah. Parkiran di lingkungan Polda Sumsel Palembang dilaporkan dikuasai penuh oleh kendaraan milik anggota internal, sehingga masyarakat yang datang mengurus urusan terpaksa memarkirkan kendaraan di pinggir jalan
- kondisi yang tidak hanya tidak nyaman, tetapi juga berpotensi mengganggu lalu lintas.
“Parkiran Polda Sumsel seharusnya menjadi bagian dari pelayanan publik, bukan hanya untuk kepentingan internal saja,” ujar Bapak Supriyo (45), salah satu warga yang datang mengurus keperluan di Polda. “Setiap kali kami datang ke sini, area parkir utama sudah penuh dengan mobil anggota – masyarakat terpaksa parkir di luar, padahal itu rawan dan mengganggu jalan raya.”
Situasi ini membuat polemik kecil di kalangan warga yang sering berkunjung ke kantor kepolisian tersebut. Puluhan kendaraan internal dikeluarkan dan menempati area parkir utama sejak pagi hari, sedangkan tamu atau masyarakat yang datang justru tidak mendapatkan tempat yang layak.
“Harus ada pembagian area parkir yang jelas antara kendaraan anggota dan tamu publik. Kami meminta pihak Polda Sumsel untuk segera menata ulang sistem parkir agar tidak lagi terjadi kesan ‘parkiran untuk pihak dalam saja’,” tegas salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap adanya aturan yang tegas terkait penggunaan area parkir – memisahkan ruang bagi anggota internal dan tamu. “Kita mengharapkan penataan ulang yang cepat, agar masyarakat tidak terus-terusan merasa diperlakukan tidak adil saat mengakses layanan publik,” tambahnya.
