Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Berita

Gerry Oktavian Tegaskan LIRA Banyuwangi Tak Akan Diam Terhadap Persoalan Rakyat

84
×

Gerry Oktavian Tegaskan LIRA Banyuwangi Tak Akan Diam Terhadap Persoalan Rakyat

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI, MEDNAS.ID — Semangat konsolidasi dan penguatan gerakan sosial menggema dalam agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LSM LIRA Banyuwangi yang berlangsung di Hotel Kumala Banyuwangi, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi LIRA Banyuwangi untuk menegaskan eksistensinya sebagai lembaga kontrol sosial yang siap berdiri di garda terdepan mengawal kepentingan masyarakat.

Penyerahan SK dilakukan langsung oleh perwakilan Gubernur LSM LIRA Jawa Timur, Ayik dan Win, kepada Bupati LIRA Banyuwangi, Gerry Oktavian. Prosesi tersebut disaksikan jajaran pengurus dan anggota LIRA Banyuwangi dalam suasana penuh semangat, solidaritas, dan komitmen perjuangan organisasi.

Tidak sekadar seremoni organisasi, kegiatan tersebut juga menghadirkan nuansa budaya khas Banyuwangi melalui penampilan Tari Gandrung yang memukau seluruh peserta. Penampilan budaya itu menjadi simbol bahwa LIRA Banyuwangi ingin tetap berpijak pada identitas daerah sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat akar rumput.

Dalam sambutannya, perwakilan LSM LIRA Jawa Timur menegaskan bahwa organisasi tidak boleh hanya menjadi simbol administratif semata. Menurutnya, LIRA harus hadir nyata di tengah masyarakat, menjadi pengawas sosial yang kritis, independen, dan berani menyuarakan kepentingan rakyat tanpa kompromi.

“LIRA harus tetap solid dan menjaga marwah organisasi. Jangan sampai kehilangan arah perjuangan. Kita harus hadir untuk rakyat, mengawal aspirasi masyarakat, serta berani menyampaikan kritik demi kepentingan publik,” tegas perwakilan pengurus LSM LIRA Jawa Timur di hadapan peserta yang hadir.

Sementara itu, Gerry Oktavian menegaskan komitmennya untuk membawa LIRA Banyuwangi menjadi organisasi yang lebih aktif, profesional, dan responsif terhadap berbagai persoalan sosial di Banyuwangi. Ia menyebut kepengurusan baru ini bukan sekadar formalitas, melainkan awal dari kerja nyata organisasi di lapangan.

“Kami siap menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. LIRA Banyuwangi harus hadir di tengah masyarakat, menjadi wadah perjuangan, pengawalan aspirasi, dan kontrol sosial yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujar Gerry Oktavian.

Kegiatan juga diisi dengan sesi dialog terbuka antara pengurus dan anggota organisasi terkait program kerja, penguatan konsolidasi internal, hingga strategi pengawalan isu-isu publik di Banyuwangi. Forum tersebut berlangsung dinamis dengan berbagai masukan yang menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan militansi organisasi.

Selain membahas penguatan internal, forum juga menyoroti pentingnya peran LIRA dalam mengawal transparansi, kebijakan publik, serta berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. Para peserta sepakat bahwa organisasi harus bergerak aktif dan tidak boleh kehilangan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat kecil.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan koordinasi internal organisasi dan pembahasan langkah strategis ke depan sebelum akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pengurus dan anggota LSM LIRA Banyuwangi sebagai simbol soliditas dan kesiapan menjalankan roda organisasi ke depan.

(Tim).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!