Scroll untuk baca artikel
Berita

Kapolresta Banyuwangi Turun Langsung Evakuasi Korban Hanyut Sungai Badeng di Hari Kelima Pencarian.

65
×

Kapolresta Banyuwangi Turun Langsung Evakuasi Korban Hanyut Sungai Badeng di Hari Kelima Pencarian.

Sebarkan artikel ini

MEDNAS.ID –

Proses pencarian korban hanyut di aliran Sungai Badeng, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, memasuki hari kelima dengan situasi yang penuh tantangan. Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., turun langsung ke lokasi untuk memimpin dan memantau proses evakuasi korban yang akhirnya ditemukan pada Senin pagi (sekitar pukul 09.00 WIB).

Korban atas nama Munirin, warga setempat, sebelumnya dilaporkan hanyut setelah terseret arus deras Sungai Badeng beberapa hari lalu, ketika debit air sungai meningkat tajam akibat hujan deras. Sejak saat itu, tim gabungan dari berbagai unsur terus melakukan penyisiran dimulai dari hulu hingga beberapa titik rawan yang menjadi kemungkinan lokasi korban tersangkut.

“Ya, tadi sekitar jam 9 lewat, di pencarian hari kelima, salah satu korban atas nama Pak Munirin ditemukan. Yang bersangkutan hanyut beberapa hari yang lalu,” ujar Kapolresta Banyuwangi saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Penemuan jenazah terjadi setelah tim gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Polsek Songgon, Kepala Desa setempat, Danramil, serta sejumlah relawan melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang aliran sungai. Korban ditemukan dalam kondisi terjepit di sela bebatuan besar yang berada di dasar sungai. Kondisi bebatuan keras serta tumpukan tanah membuat sebagian tubuh korban tertimbun, sehingga yang terlihat pertama kali hanyalah bagian telapak kaki.

Kapolresta menuturkan bahwa proses evakuasi berlangsung sangat sulit dan membutuhkan waktu panjang. “Sampai hari ini sudah berlangsung sekitar 4 jam dan masih proses penggalian, evakuasi. Mudah-mudahan segera terangkat,” ungkapnya.

Untuk mempercepat proses evakuasi, tim mendatangkan sejumlah peralatan tambahan, termasuk alat penyedot air dan peralatan pendukung lainnya. Langkah ini diperlukan mengingat posisi korban berada di celah batu yang sangat sempit dan tertutup material keras.

Upaya evakuasi terus dilakukan hingga tubuh korban dapat dikeluarkan sepenuhnya dari batuan sungai. Kapolresta Banyuwangi turut memberikan dukungan moril kepada keluarga korban serta memastikan seluruh proses penanganan dilakukan dengan cepat, aman, dan penuh kehati-hatian.

(Dra).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *