Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Berita

Wabup Turun Tanpa Protokol, Serap Aspirasi di Maruwei II

122
×

Wabup Turun Tanpa Protokol, Serap Aspirasi di Maruwei II

Sebarkan artikel ini

Murung Raya, mednas. Id –Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin. SHI. MH, memilih cara berbeda memaknai mudik Lebaran. Pada H+2 Idulfitri, ia pulang ke Desa Maruwei II bersama istri, Dina Maulidah, dan keluarga. Bukan dalam kapasitas pejabat, melainkan sebagai anak kampung yang kembali ke akar.

Tanpa protokol. Tanpa seremoni. Yang menyambut adalah kehangatan khas desa: jabat tangan, sapaan akrab, dan obrolan tanpa jarak. Ia melebur, duduk bersama warga, mendengar langsung suara yang selama ini kerap tersaring oleh forum formal.

Di beranda rumah, warung kecil, hingga pinggir jalan, percakapan berlangsung lugas. Warga bicara apa adanya: harga kebutuhan pokok yang menekan, kondisi jalan yang butuh perhatian, hingga dinamika hidup sehari-hari. Tidak ada basa-basi. Tidak ada yang ditutup-tutupi.

Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin SHI. MH tidak datang untuk berbicara panjang. Ia datang untuk mendengar. Menangkap persoalan dari sumbernya, tanpa perantara. Baginya, ruang informal justru menghadirkan fakta paling jujur.

“Di kampung, orang bicara apa adanya. Di situlah kita tahu persoalan yang sebenarnya,” ujarnya singkat.

Ia menegaskan, jabatan hanyalah titipan. Sementara kedekatan dengan masyarakat adalah fondasi. Karena itu, mudik tidak sekadar melepas rindu, tetapi menjadi ruang menyerap aspirasi secara langsung dan konkret.

Pendekatan ini dinilai lebih efektif. Tanpa sekat, tanpa jarak. Pemimpin hadir, duduk sejajar, dan mendengar. Dari situ, arah kebijakan bisa ditentukan dengan lebih tepat sasaran.

“Memimpin itu bukan soal posisi. Tapi soal kedekatan dan kepekaan,” tegasnya.

Kunjungan ke Maruwei II menjadi penegasan sederhana: pemimpin yang tetap membumi tidak akan kehilangan arah. Sebab pijakannya jelas—suara rakyat.

Mudik kali ini bukan sekadar pulang. Tapi juga memastikan, setiap langkah kebijakan tetap terhubung dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!